SEJARAH SLB N 2 BANTUL

 

 

 

SLB N 2 Bantul terletak di dekat Ring Road Selatan, tepatnya di Jalan Imogiri Barat Km 4, Desa Wojo, Kalurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. DIY.

Letak sekolah dari Jl. Imogiri Barat Km 4,5  masuk keTimur sekitar 250m  dan berada di sebelah selatan lapangan olahraga.

Walaupun letak sekolah tidak di pinggirjalan besar tetapi masyarakat luas telah mengenalnya sejak berdirinya sekolah tersebut, hal ini dibuktikan dengan animo masyarakat sekitar dan yang bertempat tinggal jauh dari lokasi sekolah telah mendaftarkan putra-putrinya masuk belajar di SLBN 2 Bantul.

SLB N 2 Bantul berdiri bermula dari Sekolah Luar Biasa swasta yang bernama SLB YKALB (Yayasan Kesejahteraan Anak Luar Biasa) menangani anak penyandang tuna rungu wicara dan tuna grahita, berdiri tahun 1968 di Tegal panggung, Yogyakarta. Pada tahun 1970 terjadi pemisahan pelayanan pendidikan antara tuna grahita dan tuna rungu wicara. SLB yang menangani tuna grahita (C) pindahke Jalan Bintaran Tengah sekarang SLB N 1 Yogyakarta. Sedangkan SLB yang menangani tuna rungu wicara (B) pindah di Balai RK Gemblakan Yogyakarta. Tahun 1972 pindah di Balai RK Juminahan dan tahun 1975 pindah ke Gedung Komresko 096. Kemudian pada tahun 1981 pindahke Wojo, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Selanjutnya pada tahun 1997 SLB YKALB dinegerikan dengan SK Mendikbud No. 107/O/1997 tanggal 16 Mei 1997 menjadi SLB Negeri Sewon. Pada tahun 2003 dengan SK Gubernur No. 126/2003 berubah menjadi SLB Negeri 4 Yogyakarta. Kemudian berdasarkan SK Peraturan Gubernur DIY No. 3 tahun 2011 tanggal 12 Januari 2011 berubah nama menjadi SLB N 2 BANTUL.

Berdasarkan sejarah berdirinya sekolah, SLB N 2 Bantul sudah berusia  46 tahun. Sekolah telah banyak memiliki alumni dan banyak mengukir prestasi, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional. SLBN 2 Bantul menyelenggarakan pendidikan yang terdiri dari 4 satuan pendidikan yaitu; TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB. Mulai tahun pelajaran 2014/2015 SLBN 2 Bantul membuka kelas baru yaitu kelas Pelatihan atau Kelas Karya yang menampung siswa – siswi yang telah lulus jenjang SMALB. Mereka masuk kelas ketrampilan yang mereka minati, setelah nanti terampil, anak tersebut akan di ikut sertakan diklat/kursus untuk mendapatkan sertifikat kompetensi.

Ada pun mayoritas siswanya adalah anak berkebutuhan khusus yang mengalami tuna rungu wicara, dan sebagian ada  tuna grahita, tuna daksa dan autis. Jumlah keseluruhan siswa ada 108 anak.

Sejak tahun 2010 SLBN 2 Bantul telah ditunjuk sebagai Rintisan Sekolah Berbudaya dan Karakter Bangsa. Sehingga nilai-nilai budaya dan karakter bangsa diimplementasikan pada semua sikap dan tingkah laku sehari-hari di sekolah mulai dari siswa, guru, karyawan dan kepala sekolah serta mulai tahun 2014 telah di launchingkan sekolah yang menerapkan sekolah berbasis budaya Jogjakarta.

 

Nama Kepala Sekolah sejak berdiri hingga sekarang

No Nama Sekolah Tahun Nama Kepala Sekolah
1. SLB YKALB sampaike SLB Negeri Sewon 1981 s.d. 1999 Dra. Hj. RE. Sukesih
2. SLB Negeri Sewon sampai ke SLB Negeri 4 Yogyakarta 2000 s.d. 2003 Drs. H. Darutuhanto
3. SLB Negeri 4 Yogyakarta 2003 s.d. 2006 Drs. Rustanto
4. SLB Negeri 4 Yogyakarta 2006 s.d. 2009 Slamet, S.Pd
5. SLB Negeri 4 Yogyakarta  sampai ke SLB Negeri 2 Bantul 2009 s.d 2012 Tantan Rustandi, S.Pd
6. SLB Negeri 2 Bantul 2012 s.d 2013 Muh. Basuni, M.Pd
7. SLB Negeri 2 Bantul 2013 s.d 2017 Sri Andarini Eka Prapti S.Pd
8. SLB Negeri 2 Bantul 2017 s.d sekarang Hartati, S.Pd.,MA